ZEBRA ZXP SERIES 3
 |
The affordable ZXP Series 3 direct-to-card printer is the best-in-class choice. Utilizing ZRaster host-based image processing technology and True Colours ix Series high-performance ribbons, the ZXP Series 3 achieves fast print speeds and high image quality. Compact and easy to use, with attributes like Load-N-Go ribbon cartridge and LCD operating prompts, it requires little training and optimizes uptime.  |
ZEBRA P110i
 |
Zebra’s single-sided, single-feed P100i printer produces full-color or monochrome cards in moments. With the convenience of an integrated storage bay for 100 cards and a cleaning roll, you can quickly create many types of cards on demand. The easy-to-use, budget-friendly P100i offers a wide range of optional features including magnetic encoder.....  |
ZEBRA P120i
 |
With advanced design and solid reliability, the Zebra P120i makes dual-sided card printing more affordable than ever. Use the P120i to enhance security with clearly identifiable photo IDs or access control cards. Or, build customer loyalty with great-looking membership cards or gift cards. In any application, the compact and easy-to-use P120i is a revolution in versatility....  |
Proses pencetakan
Prinsipnya adalah sama untuk hampir semua printer kartu: kartu plastik dilewatkan melalui headprinter termal pada waktu yang sama dengan pita warna. Warna dari pita ditransfer ke kartu melalui panas yang keluar dari print head. Kinerja standar untuk pencetakan kartu adalah 300 dpi (300 titik per inci, setara dengan 11,8 titik per mm). Ada proses pencetakan yang berbeda, yang bervariasi secara detail.
Thermal transfer: adalah proses transfer thermal terutama digunakan untuk personalisasi kartu pra-cetak plastik dalam monokrom. Warna adalah "ditransfer" dari warna (monokrom) pita ke kartu.
Dye sublimasi: adalah proses sublimasi zat warna menggunakan empat warna panel sesuai dengan CMYK pita warna. Kartu yang akan dicetak dijalankan melalui headprinter bagian bawah kepala beberapa kali setiap kali sesuai dengan pita panel. Setiap warna pada gilirannya disebarkan (disublimasikan) secara langsung ke kartu. Jadi sangat mungkin untuk menghasilkan kedalaman warna tinggi (sampai 16 juta warna) pada kartu. Setelah itu lapisan transparan (O) juga dikenal sebagai mantel (T) ditempatkan di bagian atas kartu untuk melindunginya dari keausan mekanis dan air juga untuk membuat hasil cetakan tahan UV.
Proses cetak thermal rewrite
Proses menulis ulang termal cetak adalah sebuah pengecualian. Berbeda dengan sebagian besar printer kartu lainnya, dalam proses menulis ulang kartu tidak dengan sendirinya melalui penggunaan pita warna, tapi dengan mengaktifkan foil sensitif termal dalam kartu itu sendiri. Kartu ini dapat berulang kali dipersonalisasi, dihapus dan ditulis ulang. Penggunaan paling sering ini adalah dalam chip berbasis kartu identitas mahasiswa, yang validitas perubahannya di butuhkan pada setiap semester.
Selain fungsi dasar kartu pencetakan, printer kartu id card juga dapat membaca dan meng-encod magnetic stripe. Jadi printer kartu memungkinkan pengkodean kartu plastik baik secara visual dan logis.
Ada perbedaan antara printer id card untuk satu sisi dan printer id card kartu untuk dua sisi dengan pembalik terminal yang otomatis. Kartu plastik juga dapat dilaminasi setelah pencetakan. Kartu plastik laminasi setelah pencetakan untuk mencapai peningkatan dalam daya tahan dan tingkat yang lebih besar pencegahan pemalsuan.
Selain digunakan juga untuk alat absensimenggunakan dan kontrol akses (khususnya dengan personalisasi foto), aplikasi lain yang tak terhitung jumlahnya telah ditemukan untuk kartu plastik, misalnya untuk pelanggan pribadi dan kartu anggota , untuk tanda pengenal masuk arena olahraga dan tiket di sistem angkutan umum lokal, selain itu juga dapat menjadi kartu pasien di rumah sakit, kartu pelajar di sekolah menengah dan perguruan (KTM), kartu identitas serta untuk pembuatan KTP nasional.
(disunting dan diedit dari wikipedia)
====================================================
|
|
|
|
email: look4ilham@yahoo.com
|
-
|